Cara Menanam Alpukat Bermodalkan Tusuk Gigi & Pot

Cara Menanam Alpukat Bermodalkan Tusuk Gigi & Pot

Alpukat adalah buah dengan cita rasa unik yang disukai oleh banyak sekali orang. Terlebih, buah ini bisa membuat telur, sandwich, dan salad terasa lebih nikmat untuk dikonsumsi. Jika kamu sangat menyukai buah yang satu, mungkin kamu bisa mencoba cara menanam alpukat sendiri di rumah.

Nah, tahukah kamu bahwa ada cara mudah menanam alpukat di dalam rumah dengan peralatan seadanya?

Jika belum, kamu bisa menggunakan cara yang satu ini untuk menghemat biaya membeli alpukat yang harganya relatif mahal dibandingkan dengan buah-buah kebanyakan.

Jika kamu tertarik, kamu bisa mengikuti trik yang satu ini.

Sebelum memulai, inilah beberapa hal yang harus dipersiapkan:

  • Biji alpukat
  • Tusuk gigi
  • Gelas
  • Pot berukuran 10 inci
  • Tanah
  • Sekop

Setelah menyiapkan semuanya, ikuti langkah di bawah ini ya, Sahabat wahdaniyah

Cara Menanam Alpukat dengan Media Pot

  • Siapkan biji alpukat yang masih utuh dan bersihkan dari segala kotoran termasuk sisa daging buah.
  • Biarkan hingga kering dan tusuk dengan 3-4 tusuk gigi di bagian tengah biji.
  • Siapkan gelas yang berisikan air dan posisikan agar 1/3 bagian bawah biji tersebut terendam air.
  • Simpan gelas tersebut di area dengan suhu hangat yang terhindar dari cahaya matahari langsung.
  • Jangan lupa untuk mengganti air secara teratur.
  • Setelah 2-6 minggu, akar dan tunas akan tumbuh (jika tidak, cobalah dengan biji alpukat yang lain).
  • Ketika tunas tumbuh hingga 6 inci, potong menjadi 3 inci untuk mempercepat pertumbuhan akar.
  • Ketika sudah tumbuh, tanam biji tersebut di dalam pot berukuran 10 inci yang sudah dipenuhi dengan tanah.
  • Inilah saatnya untuk menunggu biji tersebut tumbuh menjadi pohon alpukat yang menghasilkan banyak buah!

Sebagai tips, gunakan biji alpukat yang berasa dari buah yang sudah tua, tidak jatuh dengan keras, dan tidak pecah.

Tips Memelihara Pohon Alpukat

Untuk merawatnya, kamu bisa menyimpan pot tersebut di tempat yang tersinari cahaya matahari dan siram secukupnya.

Kuncinya adalah membuat tanah pada pot tetap lembap.

Jika daun menguning, itu tandanya kamu terlalu banyak menyiramnya dengan air.

Agar tanaman tidak membusuk, segera kurangi asupan air.

Selain itu, terus pangkas pendek dedaunan agar pohon bisa tumbuh dengan sempurna.

Proses Memanen Alpukat

Setelah pembibitan, biasanya alpukat bisa dipanen 6-7 bulan kemudian.

Pokoknya, tumbuh kembang pohon alpukatmu dipengaruhi oleh kondisi cuaca, angin, intensitas cahaya yang didapat, dan masih banyak lagi.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kematangan buah alpukat tidak bisa ditentukan dari tampilannya yang terlihat tua.

Untuk menentukannya, kamu harus memerhatikan hal ini:

  • Warna buah alpukat berubah menjadi coklat atau kemerahan
  • Buah terlihat mengkilap
  • Tiduk bunyi saat digoyangkan
  • Saat diketuk, tidak terdengar suara nyaring

Jika buah alpukatmu sudah memperlihatkan tanda-tanda di atas, inilah saat yang tepat untuk memanennya.

Saat memanen, gunakan tangan dan petik hingga tangkainya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah luka pada bagian dekat tangkai buah.

Inilah cara menanam buah alpukat di rumah dengan media yang sederhana.

Bagaimana? Mudah, bukan?

Jika kamu berhasil, jangan lupa untuk memadukan rasa unik buah yang satu ini dengan makanan favoritmu, ya!

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *