Belajar Islam: Apa Saja Ilmu Yang Perlu dipelajari?

Setiap muslim dituntut untuk mengamalkan ajaran-ajaran dinul Islam secara menyeluruh. Untuk dapat mengamalkan setiap ajarannya harus berlandaskan ilmu.

Pada dasarnya sumber utama ajaran agama Islam adalah Al-Quran dan Al-Hadits. Al-Quran sebagai sumber paling utama telah menjadi bahan kajian dalam ruang lingkup Ilmu-Ilmu Al-Quran (Ulumul Quran). Sedangkan sumber ajaran yang kedua, Al-Hadits, dikaji dalam ruang lingkup Ilmu-Ilmu Hadits (Ulumul Hadits).
Sementara untuk mempelajari masalah keimanan (kepercayaan) umat Islam mempelajari dalam wilayah Ilmu Tauhid / Akidah Islam. Kemudian untuk mempelajari tentang perilaku yang terpuji dan tercela umat Islam mempelajarinya melalui kitab-kitab Akhlak (ilmu Akhlak). 
Dalam bidang hukum Islam, umat Islam mempelajari dan memahaminya melalui ilmu Fikih. Sedangkan untuk mengkaji masalah-masalah yang terdapat dalam ilmu Fikih digunakan Ushul Fikih dan Kaidah Fiqhiyah.
Selain itu ilmu pendukung lainnya yang perlu dipelajari oleh umat Islam adalah tentang Bahasa AlQuran yaitu Ilmu Bahasa Arab. Dalam AlQuran sendiri sering muncul ayat-ayat yang membahas masalah umat terdahulu, sehingga ilmu sejarah juga penting untuk dipelajari khususnya lagi Sirah Nabawiyah.
belajar memahami ilmu - diam lebih baik jika tak berilmu

AKIDAH ISLAM

Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yang merupakan agama yang berintikan iman dan amal. Akidah adalah pokok yang diatasnya berdiri syariat. Sedangkan amal atau perbuatan adalah syariat dan cabang-cabangnya sebagai buah dari keimanan. Baca selengkapnya di sini

AKHLAK ISLAM

Perilaku atau tingkah laku manusia di dunia ini menjadi penyebab bagaimana keadaan dunia ini. Ketika manusia banyak yang berperilaku baik, akan baiklah keadaan dunia ini dan sebaliknya. Baca Selengkapnya di sini

FIKIH

Fikih adalah pemahaman muslim yang harus dijalankan (amaliyah) terhadap hukum yang ditetapkan Allah kepadanya dalam menjalani kehidupan di dunia ini yang meliputi semua lingkup kehidupan baik kehidupan pribadinya, keluarga, ekonomi, politik, dan hukum masyarakat. Baca selengkapnya di sini

ULUMUL QURAN

Ulumul Quran adalah alatnya sedangkan Ilmu tafsir adalah satu diantara yang dipelajari dalam Ulumul Al Quran yang membahas tentang metode penafsiran Al Quran. Untuk lebih memahami apa yang dimaksud ulumul Quran. Baca Selengkapnya di sini

ULUMUL HADITS

Dalam Ilmu Hadits, yaitu ilmu yang dengannya dapat diketahui benar tidaknya ucapan, perbuatan, keadaan atau lainya, yang orang katakan dari Nabi Muhammad saw, di dalamnya ada beberapa bagian dan cabang. Baca Selengkapnya di sini

USHUL FIKIH

Sebagai sebutan dari sebuah ilmu, ushul fiqh adalah: sebuah ilmu tentang kaidah dan dalil-dalil umum yang digunakan untuk mencetuskan hukum fiqh sesuai cakupan kaidah dan dalil itu. Baca tentang ushul fikih di sini

BAHASA ARAB

Ilmu Bahasa Arab memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam, terutama karena Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam diwahyukan dalam bahasa Arab. Sehingga bagi pencari ilmu-ilmu Islam wajib mempelajarinya.

SIRAH NABAWIYAH

Ini adalah sejarah tentang kehidupan Rasulullah saw semasa hidup dan masa-masa sebelumnya. Dengan mempelajarinya pelajar akan memahami kondisi awal Islam berkembang.

Sistem Ekonomi Islam: Neraca dan Timbangan Pasar Madinah Masa Rasul

Salah satu bidang yang cukup penting pada masa setelah hijrah ke Madinah adalah perekonomian. Waktu itu di madinah telah ada pasar Bani Qainuqa yang dikuasai kaum Yahudi. Kemudian Nabi membuat pasar sendiri di sebuah tempat bernama Bagi Al-Zubair. Pasar terus tumbuh dan berkembang dengan sistem ekonomi Islam.

Sebagai proses transaksi jual beli kala itu di Madinah menggunakan takaran. Hal ini berkaitan dengan kawasan madinah yang merupakan daerah pertanian dan penghasil kurma. Sedangkan di Makkah menggunakan neraca.

Sistem Ekonomi Islam: Neraca dan Timbangan Pasar Madinah

Ada 10 neraca yang digunakan saat itu:

  1.  Dirham
    1. 1 sawda’ wafiyah = 8 daniq
    2. 1 thabariyyah ‘ithq = 4 daniq
    3. 1 Dirham makkah = 6 daniq
  2.  Dinar
  3. mitsqal
  4. 1 daniq = 8 biji gandum
  5. 1 qirath = 3 biji gandum
  6. 1 uqiyah = 40 dirham
  7. 1 nasy = 1/2 uqiyah
  8. 1 nawah = 5 dirham
  9. 1 rithl = 128 dirham takaran dan 4/7 dirham
  10.  qinthar = 1200 uqiyah

Ada 5 macam takaran yang digunakan:

  1. 1 mud = makanan sepenuh dua telapak tangan laki-laki standar yang bila dineracakan senilai 1 1/3 rithl.
  2. 1 sha’ = 5 1/3 rithl dan  4 mud.
  3. 1 farq = 3 sha’
  4. 1 ‘arq = 15-20 sha’
  5. 1 wasq = 60 sha’

Adapun uang dinar dan dirham yang digunakan menggunakan uang cetakan Byzantium dan Persia, hingga akhirnya Abdul Malik ibn Marwan membuat uang cetakan sendiri (86H).

Agar pasar berjalan sesuai dengan keadilan, Rasulullah selalu memantau para pelaku di pasar. Beliau mengingatkan supaya tidak berjual beli haram, menerangkan adab dan etika pasar. Pengawasan ini terus berjalan  dan dikembangkan oleh generasi berikutnya hingga menemukan bentuknya yang khas dan menjadi salah satu icon peradaban Islam – perekonomian Islam. Perekonomian Islam di bahasa oleh para ulama dalam bab Fikih Muamalah.

Sumber: buku karya Dr. Nizar Abazah, Ketika Nabi di Kota, diterbitkan ZAMAN.