Tips Agar Anak Kecanduan Al Qur’an

(wahdaniyah.com) – Memiliki anak yang menghafal seluruh Al Qur’an adalah impian banyak orang tua Muslim saat ini, dan memangini adalah tujuan yang sangat mulia.

Berikut 5 tips agar anak-anak kecanduan Al Quran yang bisa dipraktekkan oleh Ayah dan Bunda di rumah:

1. Berhenti Menyuruh Anak

Cara pertama yakni berhenti menyuruh anak untuk membaca Al-Qur’an. Artinya sebagai orangtua kita tidak hanya meyuruh anak tapi harus memberikan tauladan atau contoh yang baik kepada anak-anak terlebih dahulu.

Ayah bunda sebaiknya membaca Al Quran rutin setiap hari di hadapan anak-anak. Walau awalnya mereka cuek, tapi percayalah, mereka itu memperhatikan dan mulai menginstal dirinya bahwa inilah yang harus mereka lakukan juga.

2. Meluangkan Waktu untuk Membuat Halaqah Al-Qur’an

Buatlah agenda keluarga untuk membuat halaqah Al Qur’an. Setiap ba’da Shubuh atau Maghrib, misalnya, ayah bunda duduk dalam lingkaran, kemudian bergantian membaca Al-Qur’an.

3. Tadabbur Terjemahan Al-Quran

Agar anak-anaknya tertarik untuk mentadaburi Al-Qur’an, maka ayah bunda bisa mulai membiasakan tadabbur terjemahan Al Quran. Insya Allah setelah konsisten, anak-anak pun penasaran dan ingin mengikuti apa yang dilakukan ayah bunda mereka. Saat mereka mendengarkan tadabbur terjemahan Al Qur’an, anak-anak mulai mengerti makna dari ayat-ayat Al-Qur’an yang setiap hari mereka baca.

4. Mencoba Menghafal Al-Qur’an Bersama

Jika sebelumnya anak-anak biasa menghafal Al-Qur’an sendiri, maka untuk membuat anaknya tidak bosan untuk menghafal Al-Qur’an, maka Ayah bunda bisa mengajak anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an bersama-sama.

Agar ayah bunda pun mengetahui susahnya menghafal Al-Qur’an, dan bisa memahami apa yang anaknya lalui untuk menghafal Al-Qur’an.

5) Puji Anak Depan Suami

Untuk membuat minat anak semakin besar terhadap Al Qur’an, maka biasakan memuji setiap perkembangan anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an di depan ayahnya. Bunda biasakan sengaja memuji anak-anak di depan ayahnya, agar mereka merasa diakui dan semangatnya semakin besar untuk mempelajari Al Qur’an.

Yaps, intinya sebelum orangtua mengajak anak untuk cinta Al-Qur’an maka orangtua harus terlebih dahulu mencintai Al Qur’an, maka barulah lahir anak-anak pecinta Al Qur’an.

Selamat menjadi pendidik cerdas dan sholehah.

Selamat mencoba!

(ibm/wahdaniyah.com)

Sa’id bin Amir, di Antara Dua Cinta

(wahdaniyah.com) – Sahabat Rasulullah yang satu ini memang tak seterkenal Umar bin Khattab, Abu Bakar Ash-shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Salman Al Farisi, atau Bilal bin Rabah.

cinta Sa'id bin Amir

Sosok yang luar biasa inipun bukanlah termasuk golongan pertama yang masuk Islam. Beliau berislam ketika futuhat Mekkah.

Namun jangan ditanya tentang kesholihan dan kezuhudan beliau. Ketika Umar mencari gubernur untuk Homs, maka setelah mencari kesana kemari, merenung dan berpikir keras, Khalifah Umar pun akhirnya merasa yakin dengan pilihan beliau. Umar memilih Sa’id bin Amir sebagai gubernur Homs.

Jika di zaman sekarang banyak orang rebutan kursi jabatan, namun tidak dengan para sahabat Rasul. Ketika Umar meminta Sa’id menjadi gubernur, awalnya beliau menolak sambil berkata: “janganlah engkau menjerumuskan aku dalam fitnah”.

Ya, bagi para sahabat yang hanya berharap ridho Allah ini, jabatan hanya akan membuat diri merasa lebih dari orang lain, ini akan menyuburkan sifat ujub/sombong.

Dengan tegas Umar bin Khattab berkata: “apakah engkau akan membebaniku dengan jabatan Khalifah sementara tak ada yang membantuku? Engkau biarkan aku menanggung beban berat ini?”

Benarlah adanya, bukan mudah menjadi seorang pemimpin. Pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya telah menanti di pengadilan akhirat. Pemimpin adalah pelayan rakyat. Memastikan setiap kebutuhan individu rakyat terpenuhi dengan layak dan manusiawi adalah tugas seorang pemimpin. Dalam wilayah Daulah yang luas, tentu Umar memerlukan pembantu di tiap daerah untuk memastikan pelayanan tersebut.

Sa’id bin Amir akhirnya menerima permintaan Umar bin Khattab. Berangkatlah beliau bersama istri yang baru dinikahinya dengan membawa perbekalan secukupnya dan uang tunjangan dari Khalifah Umar.

Ya, mereka adalah pengantin baru. Mendapatkan seorang istri yang cantik tentulah sangat membahagiakan hati.

Setelah beberapa lama di Homs, terkumpullah uang yang lumayan banyak untuk dibelikan keperluan rumah tangga. Istri Sa’id telah merancang-rancang daftar belanjaan termasuk untuk keperluan pribadinya sebagai perempuan. Ia pun menyampaikan kepada suaminya.

Lalu apa jawaban Sa’id? “Istriku, maukah engkau kuberi tahu hal yang lebih berguna daripada membelanjakan uang ini? Homs adalah kota dagang, semua orang berdagang ke sini, bagaimana kalau kita serahkan uang kita kepada beberapa orang untuk dia jadikan modal dan mengelolanya sehingga menghasilkan keuntungan untuk kita.”

Awalnya sang istri khawatir jika kerjasama itu mendatangkan kerugian, namun Sa’id berhasil meyakinkan sang istri.

Sa’id pun keluar memberi keperluan rumah tangga yang sangat sederhana. Sisanya, yang tentu saja masih dalam jumlah yang sangat banyak, ia bagi-bagikan kepada fakir dan miskin.

Hari demi hari berlalu, sang istri pun mempertanyakan keuntungan dari permodalan yang mereka usahakan. Sa’id hanya menjawabnya dengan senyuman dan berkata: “jangan khawatir”.

Hingga suatu hari, istri Sa’id bertanya di depan seorang kerabat yang mengetahui hal ihwal harta tersebut. Dan terbongkarlah apa yang selama ini disembunyikan oleh Sa’id.

Istri beliau pun menangis. Ia menyesal karena harta tersebut lenyap tanpa arti dan tidak dibelanjakan untuk keperluan hidup dan dirinya. Bahkan sekarang tak ada lagi yang tersisa.

Sa’id memandangi wajah istrinya yang semakin cantik oleh air mata di wajahnya. Namun, sebelum kecintaan pada istrinya menguasai dirinya, Sa’id mengalihkan mata batinnya ke surga, menengadah mencari ridho Ilahi.

Dalam perjalanan mata batinnya di surga, ia melihat rekan-rekannya yang telah mendahuluinya. Sa’id pun berkata: “Aku mempunyai rekan-rekan yang lebih dulu menemui Allah, dan aku tak ingin ketinggalan dari jalan mereka, walau ditebus dengan dunia dan segala isinya.”

Karena takut cintanya pada sang istri melebihi dari cintanya kepada Allah dan Rasul, Sa’id pun menyampaikan kata-kata yang seakan diperuntukkan untuk dia dan istrinya, “Bukankah engkau tahu bahwa di dalam surga itu banyak terdapat gadis-gadis cantik yang bermata jeli, hingga andai seorang saja di antara mereka menampakkan wajahnya di muka bumi, seluruhnya akan terang benderang, dan tentulah cahaya akan mengalahkan sinar matahari dan bulan. Maka, mengorbankan dirimu demi untuk mendapatkan mereka tentu lebih wajar dan lebih utama daripada mengorbankan mereka demi dirimu,” pungkasnya.

Sa’id mengakhiri ucapannya dengan tenang dan tenteram. Istrinya terdiam dan sadar bahwa tak ada yang lebih utama baginya daripada meniti jalan kebahagiaan untuk akhirat. Akhirnya sang istri meneladani sifat zuhud dan ketakwaan sang suami, Sa’id bin Amir.

Semoga kita semua bisa meneladani Sa’id dalam hal meletakkan kecintaan dan visi hidup. Akhirat adalah tujuan hidup kita, tentulah ridho Allah yang harus kita gapai. Sa’id tak ingin ketinggalan dalam beramal, meskipun start belakangan dibandingkan rekan-rekannya. Kerinduan akan surga yang senantiasa hadir di hati kita, tentulah akan membuat kita tak bisa berdiam diri dari beramal sholeh. Wallahu a’lam.

kendal, 18 Juli 2019

Sumber: Biografi 60 Sahabat Nabi

(ibm/arrahmah.com)

Belajar Menyelesaikan Masalah dari Aisyah

Ummul Mukninin ‘Aisyah tumbuh besar di rumah Rasulullah nan suci. Hal ini sungguh merupakan anugerah yang sangat besar, karena setiap orang yang dididik langsung oleh Rasulullah pada dasarnya akan menjadi guru dan sekolah yang fenomenal.

Inilah yang benar-benar terjadi pada diri ibunda kita, ‘Aisyah. Nalar dan pemikirannya dipenuhi dengan konsepsi-konsepsi Islam. Tingkah laku dan sikap ‘Aisyah merupakan bentuk praktis dan implementasi dari konsep-konsep Islam. Maka tidak masuk akal jika ‘Aisyah melakukan suatu perbuatan yang menyalahi pemikiran, konsepsi dan tingkah laku yang sudah mendarah daging pada diri dan akalnya.

Sikap seperti ini bukan hanya ada pada diri ‘Aisyah saja, melainkan adalah corak tingkah laku yang ada pada diri sahabat Rasul secara umum. Di situ ditemukan adanya keharmonisan luar biasa antara pikiran dan tingkah laku, yang jarang sekali bertolak belakang dengan Al Quran.

‘Aisyah yang suci -putri dari sahabat Nabi yang jujur- ditimpa musibah paling besar yang mungkin menimpa perempuan bermartabat sepertinya. Ia dituduh berbuat zina. Alangkah berat ujian yang ia terima. Tuduhan itu tidak hanya beredar di kalangan terbatas keluarga dan sahabat dekat, tetapi beredar ke masyarakat dan dibumbui dengan sejumlah propaganda yang licik.

Istri seorang Rasul yang sangat disegani sekaligus dicinta oleh ummat dituduh telah melakukan zina. Zina yang dipandang sebagai aib dan dosa besar bagi setiap perempuan, terlebih jika dilakukan oleh istri Nabi, maka hal tersebut sungguh menjadi suatu masalah dan ujian yang berat bagi ‘Aisyah. Hanya orang dengan kepribadian matang, tangguh dan cerdas seperti ‘Aisyah yang dapat menanggung ujian tersebut dan mampu menemukan solusi sehingga dapat melewati cobaan dengan baik.

Apa yang dilakukan ‘Aisyah menghadapi persoalan rumit ini? Bagaimana dia menghadapi, melawan, dan mengalahkannya?

Tentu wanita muslimah di jaman sekarang pun dapat mengambil hikmah, meneladani sikap dan tindakan ‘Aisyah ketika menghadapi masalah dan ujian yang dihadapinya.

Masalah dan Cara Menghadapinya

Sebelum membahas lebih lanjut tentang sikap dan cara-cara ‘Aisyah dalam menyelesaikan masalah, ada baiknya mengulas sedikit mengenai definisi masalah.

Manusia hidup tentu akan bertemu dengan masalah. Hal tersebut seperti bagian dari skenario yang ditentukan ‎​اَللّهُ baik untuk pembelajaran maupun untuk menunjukkan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan-Nya.

Masalah dapat didefinisikan sebagai perasaan atau kesadaran tentang adanya suatu kesulitan yang harus dilewati untuk mencapai tujuan. Masalah juga dapat diartikan sebagai kondisi disaat kita berbenturan dengan realitas yang tidak diinginkan.

Tanpa sadar kadang masalah yang datang dapat menyita pikiran kita. Disinilah diperlukan sikap dan pengetahuan agar dapat menghadapi masalah dan menemukan solusi yang tepat dan tentunya tidak semakin menjerumuskan kepada masalah lain. Dan yang lebih utama, bagaimana bersikap dan bertindak menghadapi masalah sesuai dengan petunjuk yang diberikan Allah.

Terkadang untuk menyelesaikan masalah butuh waktu, namun terkadang masalah dapat selesai dengan cepat. Bagaimanakah ibunda ‘Aisyah menghadapi persoalannya kala itu?

Persoalan yang dihadapi ‘Aisyah adalah berita bohong. Para kaum munafik menyebarluaskan isu tentang kasus perzinaan ‘Aisyah dengan Shafwan bin Mu’aththal. Ketika pulang dari sebuah peperangan, ‘Aisyah terlambat dari rombongan. Ia pulang diantar Shafwan dan menaiki untanya. Setelah itu isu tentang perzinaan ini pun menyebar luas, laksana api yang dengan cepat membakar rerumputan kering.

Persoalan ‘Aisyah kala itu ada dua hal, pertama, ‘Aisyah mendapati dirinya sendirian karena sudah ditinggal rombongan pasukan. Kedua, ketika isu ini beredar di luar, ia tidak mengetahui bahkan tidak terlintas di dalam pikirannya sama sekali. Lantas apakah yang dilakukan ‘Aisyah untuk menghadapi dua persoalan tersebut?

Sadar Bahwa Tengah Menghadapi Masalah

Harus diketahui bahwa sebuah persoalan tidak akan berarti jika orang yang tertimpa atau memiliki hubungan dengan persoalan tersebut tidak menyadarinya. Begitu pun dengan ‘Aisyah, ia sadar betul akan adanya masalah yang sedang dihadapi. Ketika kembali dari mencari kalung yang hilang dan mendapati rombongan pasukan sudah pergi meninggalkannya, ‘Aisyah sadar kalau ia sedang dalam masalah. Ini persoalan pertama.

Sedangkan terhadap persoalan kedua, dimana ia dituduh melakukan zina, ‘Aisyah segera merasa kalau sedang ada masalah ketika diberitahu Ummu Misthah tentang isu yang sedang beredar di masyarakat. Pada awalnya ‘Aisyah tidak merasakan hal itu. Maka ia heran atas celaan Ummu Misthah terhadap anaknya, dan ia pun membelanya karena Misthah termasuk salah satu sahabat yang ikut dalam perang badar.

Menjaga Emosi dan Tetap Tegar

Ibunda kita ‘Aisyah mampu menahan emosinya di saat menghadapi persoalan yang menimpanya. Padahal situasi yang ia alami kala itu sangat mencekam. Tertinggal sendirian oleh rombongan pasukan di medan perang. Dan ia pun tetap dapat mengontrol dirinya ketika mendengar isu yang sesungguhnya dapat membuatnya tertekan. Tentu saja ‘Aisyah kaget dan limbung atas isu-isu yang tersebar luas menyangkut dirinya. Namun meskipun begitu, ‘Aisyah tetap sabar karena mengingat firman Allah,

“Maka hanya bersabar itulah yang terbaik (buatku). Dan kepada Allah saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan. (Yusuf [12]:18)

Ketegaran hati yang dimiliki ‘Aisyah tercermin dengan selalu memohon perlindungan Allah melalui doa, shalat, zikir, berbaik sangka kepada Allah dan umat muslim yang terkait dengan isu tentang dirinya, serta mengharap datangnya kebaikan. Sisi keimanan secara umum juga sangat berpengaruh dalam hal ini, sehingga keimanan harus tetap dijaga pada setiap fase penyelesaian masalah.

Semua inilah yang dilakukan oleh ‘Aisyah. Meskipun isu-isu itu mampu membuat ‘Aisyah terpukul, tapi ia tetap tidak kehilangan akal sehat.

Terhadap persoalan pertama, ‘Aisyah menyimpulkan kalau rombongan pasukan memang sudah meninggalkannya, dan ia tertinggal sendirian. Hal ini membuat ‘Aisyah mengkhawatirkan diri sendiri kalau sampai meninggal dunia, mendapat musibah, atau mengalami tindak kekerasan. Sedangkan terhadap persoalan kedua, ‘Aisyah sudah menyimpulkan dan mengetahuinya. Isu yang beredar saat itu adalah ia dituduh berbuat zina. ‘Aisyah sudah memikirkan tuduhan tersebut dan konsekuensi yang mungkin timbul karenanya.

Memikirkan Solusi

Aisyah memikirkan solusi yang mungkin berguna untuk menyelesaikan persoalannya. Yang terbersit dalam benak ‘Aisyah waktu itu adalah sejumlah hal berikut:

1.Menyusul rombongan pasukan. Tapi ia tidak memiliki kendaraan, sedang malam sudah gelap dan ia pun rasanya tidak mungkin berjalan sendirian

2.Tetap berada di tempat semula sambil bersembunyi

3.Pergi ke tempat lain

4.Menunggu di tempat semula dengan harapan rombongan pasukan atau sebagian mereka akan kembali lagi ke tempat itu. Sebab apabila rombongan tahu kalau ia tidak ada, tentu mereka akan segera kembali ke tempat semula untuk mencari.

5.Mencari seseorang yang mungkin tertinggal dari rombongan seperti yang ia alami, atau menunggu seseorang yang mengikuti rombongan pasukan dari jauh.

Sedangkan terhadap persoalan kedua, yang terbersit pada benak ‘Aisyah adalah;

1.Membela diri

2.Menyerahkan hal itu kepada Rasul, sementara ia tetap berada di rumahnya. Namun sepertinya ‘Aisyah melihat kalau Rasulullah terpengaruh dengan isu tersebut, di samping isunya sudah menyebar luas di masyarakat

3.Pulang ke rumah bapak ibunya, bersabar dan menyerahkan semuanya kepada Allah

4.Menerapkan solusi paling tepat di antara solusi-solusi yang ada


Solusi

‘Aisyah memilih untuk tetap berada di tempat semula dengan harapan rombongan pasukan atau sebagian dari mereka kembali lagi untuk menjemput. Benar saja, Shafwan datang. Waktu itu, ‘Aisyah menyangka kalau Shafwan memang diutus rombongan untuk menjemputnya. Oleh karena itu, ‘Aisyah langsung menaiki unta Shafwan tanpa berbicara sedikit pun. Dan karena anggapan seperti ini juga, ‘Aisyah tidak pernah terbetik dalam pikirannya bakal ada isu-isu miring tentang dirinya. Sebab ia menyangka bahwa Shafwan memang diutus rombongan untuk mencari dan membawanya menyusul rombongan.

Sedangkan mengenai masalah tuduhan zina, ‘Aisyah meminta izin kepada Rasulullah untuk pulang ke rumah keluarganya. Sebab persoalan ini butuh kejelasan lebih lanjut selagi belum turun wahyu yang menjelaskannya. Selain itu, menghadapi persoalan semacam ini juga butuh kepala dingin agar bisa berpikir tenang. Kepulangan ‘Aisyah ke rumah orangtuanya mengandung banyak himah dan kecerdikan. Oleh karena itu, Rasul pun segera memenuhi keinginan ‘Aisyah tersebut.

Nikah Hanya dengan Mahar Seperangkat Alat Salat, Bolehkah?

SEBAGAI calon pengantin ada hal yang harus diperhatikan sebelum menggelar pesta pernikahan. Jangan cuma pikirin gedung dan katering, seserahan dan mahar juga wajib diberikan kepada pengantin perempuan lho!

Dalam Islam, mahar atau mas kawin adalah sebuah pemberian yang wajib diberikan seorang mempelai pengantin laki- laki kepada mempelai pengantin perempuan. Benda-benda tersebut sebagai tanda memuliakan dan menghargai di hadapan keluarganya.

 

Definisi mahar menurut fiqih adalah

الصداق هو المال الذي وجب على الزوج دفعه لزوجته بسبب عقد النكاح.

Artinya: “Maskawin ialah harta yang wajib diserahkan oleh suami kepada istri dengan sebab akad nikah.”

alat salat untuk mahar

Nah yang sering kita jumpai, pasangan rela memberikan mahar yang mahal, seperti cincin emas atau uang tunai. Kalau tidak menyiapkan itu rasanya ada yang kurang, bahkan bisa menjadi bahan nyinyiran keluarga atau teman dekat.

Padahal di dalam Alquran, mahar tidaklah hanya berbentuk barang atau emas semata. Kalau cuma memberi seperangkat alat salat jelas boleh kok. Atau Anda bisa memberikan jasa seperti mengajar ngaji dan lain semacamnya.

Ustadz Fauzan Amin menerangkan, ketika akad nikah berlangsung, detail jenis dan jumlah mahar yang diberikan kepada mempelai perempuan memang harus disebutkan. Hukumnya sunnah, bahkan sudah tertulis dalilnya.

 

[ويستحب تسمية المهر في] عقد [النكاح] … [فإن لم يُسَمَّ] في عقد النكاح مهرٌ [صح العقد]

Artinya: “Disunnahkan menyebutkan mahar dalam akad nikah… meskipun jika tidak disebutkan dalam akad, nikah tetap sah.”

“Namun tidak ada batas minimum jumlah mas kawin. Sunnah Rasul, jumlah mas kawin yang disiapkan baiknya tidak kurang dari 100 dirham. Juga tidak lebih dari 500 dirham,” ujar Ustadz Fauzan Amin saat dihubungi Okezone.

alat salat untuk mahar

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Fathul Qarib berikut:

وَيَكْفِيْ تَسْمِيَّةُ أَيِّ شَيْئٍ كَانَ وَلَكِنْ يُسَنُّ عَدَمُ النَّقْصِ عَنْ عَشْرَةِ دَرَاهِمَ وَعَدَمُ الزِّيَادَةِ عَلَى خَمْسِ مِائَةِ دِرْهَمٍ خَالِصَةٍ

Sudah dianggap cukup menyebutkan mas kawin berupa apapun, akan tetapi disunnahkan mas kawinnya tidak kurang dari sepuluh dirham dan tidak lebih dari lima ratus dirham murni. Begitu sempurnanya ajaran Rasulullah, hingga urusan yang begitu gamblang ini, haruslah diperhatikan dan diatur sedemikian rupa.

“Pemberian seorang mahar atau mas kawin suami kepada istri sebagai tanda bahwa perempuan juga patut untuk dimuliakan dan dihargai, terlebih jika dirinya telah ridha menyerahkan seluruh jiwa dan raganya serta berpisah dari orangtua untuk suami,” beber Ustadz Fauzan Amin.

Karena itu, sudah sepantasnya bagi seorang yang hendak menikahi seorang wanita untuk membayar mas kawin tersebut. Sebagaimana firman Allah Swt. berikut:

وَآتُواْ النَّسَاء صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً

Artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.”

Tapi yang wajib dicatat, mahar bukanlah satu-satunya tujuan utama dalam sebuah pernikahan. Makna mahar yang sesungguhnya adalah bukti keseriusan suami untuk menikahi istri.

Ada tujuan yang paling penting yaitu membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah dalam ridha Allah SWT.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya bahwa sebaik-baiknya perempuan adalah yang meringankan mahar kepada suaminya. Oleh karena itu harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi seorang suaminya,” pungkasnya.

5 Hadis Nabi Muhammad SAW, Makin Semangat dan Sukses dalam Hidup

Berusaha dan berdoa adalah jalan menuju kesuksesan

Kunci keberhasilan adalah dengan meniatkan pekerjaan yang kita lakukan adalah untuk ibadah. Ketika kita melakukan suatu pekerjaan dengan ikhlas untuk kebaikan, tidak hanya membuat hati menjadi tenteram tetapi rezeki pun akan ikut mengalir sehingga menjadikan hidup bahagia karena kita menjalaninya dengan tulus dan semata-mata untuk dijadikan bekal pahala di akhirat kelak.

Beberapa kutipan hadis berikut bisa kita jadikan sebagai pegangan ketika menjalani pekerjaan dan menggapai cita-cita kita, yang dengan izin Allah akan berujung pada kesuksesan dalam hidup dan akhirat kelak.

1. Kejarlah akhirat, maka dunia akan mengikuti

“Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya.” (HR. Tirmidzi)

Indikator kesuksesan seringkali ditandai dengan keberlimpahan harta dan tingginya jabatan. Untuk mendapatkannya, banyak orang bahkan menempuhnya dengan cara yang haram.

Padahal menurut hadis di atas, jika kita meniatkan apa pun yang kita lakukan untuk akhirat, maka tidak perlu mengharapkan apa yang kita inginkan di dunia datang pada kita karena justru dunialah yang akan mendatangi kita.

2. Menjadi orang yang paling bermanfaat

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”
(HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni)

Kebahagiaan tak dapat dibeli dengan uang. Kebahagiaan akan datang dengan sendirinya ketika kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Mungkin inilah alasan mengapa manusia terbaik adalah yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

3. Tinggalkan keraguan, ikuti kata hatimu

“Tinggalkanlah sesuatu yang meragukanmu kepada sesuatu yang tidak meragukanmu.” (HR. Tirmidzi dan Nasai)

Tidak hanya dalam hal ibadah, kita bahkan dianjurkan untuk meninggalkan sesuatu yang kita anggap ragu dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ketika hendak mencari pekerjaan atau mendaftar ke universitas, maka harus sesuai dengan minat dan kemampuan yang kita miliki karena dengan hal itu kita akan menjalaninya sepenuh hati.

Maka dari itu, kita pun perlu melakukan istikharah agar Allah SWT menyingkirkan keraguan dan memantapkan hati kita ke tempat yang kita tuju.

4. Jangan sesali apa pun yang sudah terjadi

“Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan : ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan : ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu setan.” (HR Muslim)

Penyesalan selalu datang terlambat. Dalam hal ini, Islam sudah mengatur tentang bagaimana cara menyikapinya. Kita dilarang menyesali apa pun yang telah terjadi apalagi memikirkan kejadian di masa lalu dan berharap untuk mengulangnya kembali.

Oleh karena itu, tetap semangat dan selalu berpikiran positif! Percayalah, rencana Allah pasti lebih indah dari rencana kita.

5. Pada akhirnya, hasil akhirlah yang menentukan segalanya

“Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung hasil akhirnya.” (HR. Bukhari)

Seperti halnya amal ibadah di mana kita akan dinilai baik buruknya ketika mati. Dalam hidup, orang pada umumnya baru akan melihat kita ketika sudah sukses. Untuk itu, berusahalah dengan sungguh-sungguh karena usaha tak akan mengkhianati hasil.

Jika pada akhirnya kita menyerah, maka apa yang kita lakukan sebelumnya akan sia-sia, bukan?

Inilah sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW yang bisa kita jadikan motivasi untuk terus berjuang di tengah kerasnya kehidupan. Semoga Allah selalu membuka pintu rezeki dan kesuksesan bagi kita sehingga kita tidak hanya hidup bahagia di dunia, melainkan juga di akhirat.

Bukan Gaji Kecil, 6 Hal Membunuh Semangat Kerja Karyawan

Gaji ternyata belum tentu memberikan pengaruh terhadap semangat karyawan. Faktor-faktor yang menjadi sorotan justru berasal dari lingkungan kerja, terutama manajemen yang buruk.

Dilansir dari The Ladders, manajemen itulah yang memberi efek negatif ke karyawan, dan itu bisa terjadi di perusahaan mana saja. Karyawan yang bekerja di perusahaan Fortune 500 juga bisa merasa lebih tidak puas ketimbang barista.

 

Itu bisa terjadi jika karyawan merasa terkekang karena pekerjaan yang terlalu demanding (menuntut). Studi American Psychological Association menemukan bahwa karyawan yang mengalami hal demikian bisa merasa terkuras, kualitas tidur memburuk, cemas, dan depresi.

Tentunya, hal-hal tersebut pasti bisa membunuh semangat karyawan. Lantas apa saja yang harus dihindari agar itu tidak terjadi?

Dirangkum dari The Ladders, berikut ulasannya:

1. Overworking

Mati

Fakta Fenomena Karoshi di Jepang, Kerja Tanpa Cuti Sampai

Banyak manajemen yang tergoda untuk membuat karyawan overworking (kelebihan bekerja). Padahal, karyawan yang overworking justru menjadi tidak produktif.

Menurut penelitian Universitas Stanford, produktivitas menurun tajam begitu bekerja lebih dari 50 jam per minggu. Keadaan lebih parah jika jam kerja melebihi 55 jam per minggu.

The Ladders menjelaskan jika ada ketidakseimbangan antara jam kerja dan kompensasi, para pegawai tersebut malah akan mencari pekerjaan lain yang memberikan hal yang mereka pantas dapatkan.

2. Menahan Karyawan

Menahan peluang karyawan untuk memajukan kariernya adalah hal berbahaya bagi semangat mereka. Jika manajemen melakukannya, antusiasme karyawan akan padam.

Solusi yang bijak bagi manajemen justru mencarikan area di mana karyawan bisa terus mengembangkan karier mereka dan meningkatkan karier. Selain itu, penting juga bagi manajemen untuk terus memberikan feedback bagi performa karyawan agar mereka bisa terus belajar dan tidak bosan.

3. Kultur Saling Menyalahkan

Jika ingin menyalahkan karyawan, lebih baik tidak dilakukan di depan tim kerja. Itu malah menciptakan kultur kerja yang penuh rasa takut dan cemas. Performa karyawan pun tidak optimal karena sudah keburu takut salah.

Ketimbang menyalahkan, manajemen yang baik memilih berkolaborasi dengan tim, berfokus pada solusi, dan mengedapankan dialog ketimbang mempermalukan. Manajemen yang baik juga siap bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat di bawah kepemimpinan mereka.

4. Ancaman Dipecat

Beberapa manajemen memakai ancaman pemecatan agar mengendalikan karyawan serta menakut-nakuti agar mereka bekerja lebih baik. Cara tersebut merupakan metode pemalas untuk memotivasi karyawan.

Karyawan yang merasa gampang dibuang pasti akan cepat mencari-cari pekerjaan lain di mana mereka bisa lebih dihargai dan mendapatkan penghormatan yang mereka pantas dapat.

5. Tidak Membiarkan Orang Mengejar Passion

karier dan cinta

Karyawan yang berbakat pastinya memiliki passion. Menyediakan peluang bagi mereka untuk mengejar passion tersebut bisa meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja.

Sayangnya, banyak manajemen yang justru ingin karyawan bekerja secara sempit. Manajemen tersebut takut produktivitas bakal berkurang jika karyawan mengejar passionmereka.

Pandangan itu ternyata tidak berdasar. Sebab, banyak studi yang menunjukkan bahwa orang yang mengejar passion mereka ketika bekerja justru membuat pikiran mereka makin semangat dan lebih produtktif.


6. Kurang Memuji

Jangan meremehkan kekuatan memberi tepukan di punggung, alias memberi semangat. Ini terutama penting bagi para pegawai dengan performa bagus.

Semua orang suka didukung, terutama mereka yang bekerja keras dan mengerahkan segalanya. Di sinilah tugas manager untuk mengetahui apa yang membuat pegawai merasa enak di dalam hatinya.

Ini bukan berarti manajemen harus memuji karyawan yang datang tepat waktu atau kerja delapan jam sehari, karena itu memang tugas mereka. Tetapi manajer yang tidak memuji karyawan yang berdedikasi justru akan menghancurkan semangat mereka.

Raisa Siap Comeback, 4 Cara Semangat Bekerja Pasca Melahirkan

Raisa memutuskan vakum pada November 2018 lalu karena hamil dan akan segera melahirkan. Akhirnya istri Hamish Daud ini bakal kembali bernyanyi.

Hal tersebut diungkapkan Raisa lewat beberapa tayangan video singkat di Instagram yang menjadi penanda dirinya akan kembali, disertai dengan hashtag #RaisaKembali. Ia menyatakan akan melakukan comeback pada 10 Juli mendatang.

Tentu bukan hal yang mudah bagi para perempuan untuk kembali bekerja dan berkegiatan di luar kegiatan rumah, usai beberapa waktu lebih banyak waktu menghabiskan waktu dengan Si Kecil. Mau tahu bagaimana agar kembali semangat kerja sertelah cuti melahirkan? Mari simak ulasannya!

 

1. Mengajak Si Kecil ke Kantor Sebelum Hari Bekerja Benar-benar Dimulai

 

Lauren Smith Brody, penulis buku The Fifth Trimester: The Working Mom’s Guide to Style, Sanity, and Big Success After Baby, yang juga seorang ibu bekerja mengatakan kalau membawa anak ke kantor sebelum hari bekerja benar-benar dimulai adalah ide yang sangat baik bagi Moms. Asal dengan izin bos ya Moms!

Cara ini akan membuat Moms dan Si Kecil tersadar bahwa sudah waktunya Moms kembali bekerja. Meski anak belum mengerti, dia juga tahu kalau ibunya mungkin tidak akan 24 jam bersamanya terus-menerus.

 

2. Menyadari Kini Keadaan Banyak Berubah

 

Anna Johnstone, Direktur Pembinaan dan Pengembangan Women Returners mengatakan jangan paksakan diri Moms di kantor secara fisik dan mental merasa bersalah karena meninggalkan Si Kecil. Pahamilah bahwa keadaan telah berubah.

Dengan merasa bersalah, tentu akan berakibat buruk pada pekerjaan di kantor dan membuat buah hati tidak nyaman meski dia di rumah.

Bekerjalah seperti biasa. Namun, sadari kalau sekarang ada Si Kecil yang menunggu sepanjang waktu di rumah, dengan begitu Moms akan kembali semangat kerja setelah cuti melahirkan.

 

3. Siapkan Peralatan Penunjang

 

Namanya juga ibu bekerja dengan anak bayi, tentu ibu perlu mempersiapkan “peralatan tempur” seperti pompa ASI, kantong atau botol ASI, cooler bag untuk menyimpan ASIP, nursing pads ekstra, dan aneka peralatan lain yang diperlukan.

Selain itu, pastikan juga Moms memiliki tempat memompa ASI di kantor yang nyaman. Waktu-waktu memompa ASI ini juga bisa digunakan untuk melakukan video call denganSi Kecil supaya tetap semangat kerja setelah cuti melahirkan

 

4. Menyeimbangkan Kehidupan

 

Cobalah untuk memisahkan antara kehidupan di rumah dan kehidupan di tempat bekerja. Hal itu penting dilakukan saat sedang bersama anak dan suami.

Fokuslah bekerja saat di kantor dan curahkan seluruh perhatian saat berada di rumah untuk Si Kecil dan suami. Selain itu, jangan ragu untuk meminta bantuan, apalagi dari pasangan.

Moms tentu sudah membahas dengan Dads, bagaimana kehidupan keluarga berlanjut dengan keberadaan buah hati dan Moms yang terus berkarier. Semangat ya, Moms pasti bisa terus semangat kerja setelah cuti melahirkan!

Tanda Hari Kiamat: Perzinaan yang Dianggap Biasa

Jagat media sosial nusantara sedang dijejali berita yang menghebohkan. Netizen pun larut dalam pemberitaan prostitusi online yang menyebutkan angka puluhan juta. Bola panas terus menggelinding hingga lelucon-lelucon tidak pantas dipertontonkan demi mengundang gelak tawa dan popularitas.

Permasalahan perzinaaan tentu bukanlah barang baru. Bumi yang telah tua menjadi saksi banyaknya kasus dosa besar yang diharamkan Allah ini. Jika dahulu perzinaan hanya dilakukan oleh segerombol orang saja, sekarang fenomena ini seolah sudah bukan barang tabu.

Bebasnya pergaulan, majunya teknologi dan lemahnya kesadaran bergama membuat virus menjijikkan ini pun merambah masyarakat luas. Jika kita menyempatkan menonton layar kaca, banyak kasus kriminal yang berkaitan dengan perzinaan, perkosaan,kumpul kebo, perselingkuhan, married by accident serta prostitusi yang ditunjang dengan teknologi yang makin tertata rapi. Fenomena merebaknya perzinaan ini merupakan isyarat bahwa dunia terus bergerak menuju kehancuran. Rasulullah melalui sabdanya telah mengabarkan bahwa hal itu termasuk tanda-tanda kiamat.

Tanda Akhir Zaman, Marak Perzinaan

Dari sahabat Anas bin Malik mengatakan pada Qotadah,”Sungguh saya akan mengabarkan pada kalian sebuah hadits yang tidak kalian dengar dari orang-orang sesudahku.

مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَقِلَّ الْعِلْمُ ، وَيَظْهَرَ الْجَهْلُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا ، وَتَكْثُرَ النِّسَاءُ وَيَقِلَّ الرِّجَالُ ، حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً الْقَيِّمُ الْوَاحِدُ

“Di antara tanda-tanda hari kiamat adalah: sedikitnya ilmu dan tersebarnya kebodohan, merebaknya perzinaan, wanita akan semakin banyak dan pria akan semakin sedikit, sampai-sampai 50 wanita hanya diurus oleh 1 orang laki-laki.” (HR.Bukhari)

Isu global yang tersebar di media sosial membuat masyarakat latah dan mengikuti apa yang sedang trend saat itu. Hal ini membuat orang-orang kehilangan figur dan panutan. Maka, ibarat kapas yang tertiup angin, masyarakat luas akan ikut kemana pun  isu yang dimainkan. Dunia yang menjajakan kenikmatan ditunjang dengan teknologi yang memudahkan membuat hawa nafsu mudah tersalurkan.

Masyarakat tidaklah bodoh dalam hal dunia, uang begitu mudah dihasilkan. Tetapi mereka jauh dari syariat Allah sehingga membuat hawa nafsu menguasai dan merebaklah perzinaan. Karena hawa nafsu manusia tidak akan jauh-jauh dari urusan perut dan kemaluan. Dan dua hal inilah yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka.

عن أبي هريرة رضي الله عنه قَالَ: سُئِلَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ اْلجَنَّةَ؟ قَالَ: تَقْوَى اللهِ وَ حُسْنُ اْلخُلُقِ وَ سُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ؟ قَالَ: اْلفَمُ وَ اْلفَرَجُ

Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu berkata, Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah ditanya tentang sesuatu apakah yang terbanyak yang dapat memasukkan manusia ke dalam surga?. Beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik”. Beliau juga ditanya tentang sesuatu apakan yang terbanyak yang dapat memasukkan manusia ke dalam neraka?. Beliau menjawab, “Mulut dan farji (kemaluan)”. [HR at-Turmudziy: 2004, Ibnu Majah: 4246 dan Ahmad: II/ 291, 392, 442).

Perzinaan dulu yang masih tabu diperbincangkan, sekarang justru menjadi bumbu pembicaraan yang digemari orang. Masyarakat seolah sudah menganggapnya hal yang biasa dan sebuah kewajaran. Inilah tanda-tanda kiamat yang dikabarkan Rasulullah dalam haditsnya. Yang lebih dahsyat selain dari menganggap zina sebuah kewajaran adalah menganggapnya suatu hal yang halal. Karena seringnya dibicarakan, dijadikan bahan lelucon dan candaan, tidak mustahil jika anggapan bahwa zina itu halal akan terjadi.

Dari Abu Malik al-Asy’ari Radhiyallahu anhu, bahwasanya dia mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ.

“Akan ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina dan sutera.” (HR.Bukhari)

Dari awal karena dorongan nafsu dan berproses menjadi berubahnya hukum zina karena terlalu sering dianggap remeh. Itulah yang terjadi saat ini, maka tak aneh ada sebagian orang tua yang justru bangga jika anak gadisnya didatangi lelaki asing diajak untuk berzina. Pola pikir seperti ini sudah jamak kita temui, dan biasanya bermula dari berpacaran hingga berujung pada perzinaan. Merebaklah perzinaan berawal dari pacaran, zina yang dulu diperjualbelikan sekarang menyebar dengan dalih suka sama suka dan pergaulan bebas.

Endingnya adalah ketika zina telah dianggap hal yang biasa dan wajar, maka melakukan perbuatan menjijikkan ini bisa dilakukan dimanapun dan bahkan di pinggir jalan. Ketika manusia sudah mencapai taraf ini berarti memang dunia akan segera hancur sebagaimana sabda Nabi

Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، لاَ تَفْنَى هَذِهِ اْلأُمَّةُ حَتَّى يَقُوْمَ الرَّجُلُ إِلَى الْمَرْأَةِ، فَيَفْتَرِشُهَا فِي الطَّرِيْقِ، فَيَكُوْنَ خِيَارُهُمْ يَوْمَئِذٍ يَقُوْلُ: لَوْ وَارَيْتَهَا وَرَاءَ هَذَا الْحَائِطِ!

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, ‘Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini.’” (HR. Abu Ya’la. Al Haitsami berkata, “perawi-perawinya shahih.” Lihat Majmu’ Zawaid: 7/331)

Ditambah lagi dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim

وَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ يَتَهَارَجُونَ فِيهَا تَهَارُجَ الْحُمُرِ فَعَلَيْهِمْ تَقُومُ السَّاعَةُ

“Dan ingatlah manusia-manusia yang buruk yang seenaknya saja melakukan persetubuhan seperti keledai. Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang.” (HR. Muslim)

Jika kita melihat hadits di atas secara zahir bahwa saat itu umat manusia benar-benar mengalami degradasi moral. Perzinaan bebas dilakukan dimana saja dan  dengan siapa saja. Hubungan suami istri yang  bernilai ibadah dalam Islam berubah menjadi komoditas bisnis dan untuk memuaskan nafsu birahi semata. Sekali lagi, ketika itu terjadi dunia akan kiamat sebagaimana yang disabdakan Rasulullah.

Merebaknya perzinaan di zaman ini tentu merupakan isyarat akan dekatnya hari kiamat. Proses itu akan terus berjalan hingga mencapai ending yang telah dijelaskan di atas. Manusia akan mencapai jurang terendah dalam moralitas dan bersiap-siap menuju kehancuran. Wallahu a’lam bi shawab.

Apakah Menikah Harus Didasari Rasa Cinta?

cinta1

 

 

 

 

 

 

Assalamu’alaikum.

Bu Anita, saya mau tanya. Ketika kita menikah maka yang harus dilihat adalah empat kriteria tapi yang utama adalah agamanya. Masalahnya bu ketika ada yang ta’aruf dengan saya, saya melihat bahwa tidak ada alasan yang syar’i untuk menolaknya dan yang penting agama dan akhlaknya baik. Tapi bu, secara perasaan, saya belum ada rasa suka. Padahal dalam surat Ar-Rum ayat 21 kan bunyinya, .”.supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya…”

Kalau sekarang belum ada rasa suka sementara dalam surat Ar-Rum itu saya menafsirkannya bahwa dengan calon kita, kita harus ada rasa tentram ketika bersamanya dan menurut saya itu adalah rasa suka. Bagaimana ya, Bu? Saya mohon penjelasannya. Terimakasih.

Wassalamu’alaikum.

 

Jawaban

Assalammu’alaikum wr. wb.

Saudara Almasnyndra yang dimuliakan Allah,

Saya dapat mengerti kebingungan anda saat ini. Rasanya memang sulit ya jika harus menikahi seseorang sedangkan tidak ada perasaan suka atau kecenderungan yang membuat kita ingin menikahinya, meskipun kriteria yang lain sudah terpenuhi.

Satu saat pernah ada sahabat Rasulullah yang mau menikahi seorang wanita dan Rasulullah menanyakan kepadanya, “Apakah kamu sudah melihatnya” dan ketika sahabat itu mengatakan belum maka Rasulullah menyuruhnya kembali dan melihat dulu wanita tersebut. Mengapakah Rasulullah meminta sahabat itu untuk melihat wanita yang akan dinikahinya? Mungkin juga untuk menumbuhkan perasaan yakin dan tak ada penyesalan setelahnya.

Artinya memiliki kecenderungan hati kepada wanita yang akan dinikahi juga dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung pernikahan itu sendiri. Saya sendiri setuju akan hal itu, meskipun di sini bukan selalu bermakna rasa cinta tapi memiliki alasan lain yang menguatkan untuk menikahi seseorang, seperti perasaan nyaman atau suka dan cocok dengan pasangan yang akan dinikahi memang hal yang penting.

Dan setiap orang tentu punya kriteria sendiri untuk bisa mencari pasangan hidupnya. Ketika kriteria yang anda yakini adalah memiliki kecenderungan hati terhadap wanita yang akan dinikahi maka itu bukan hal yang dilarang, itu hak anda. Namun akan lebih baik memang ketika semua itu juga diiringi dengan apa yang dianjurkan dalam agama, yaitu akhlak dan ibadahnya dalam beragama. Wallahu’alambishawab.

Wassalammu’alaikum wr. wb.

 

Ciri Ciri Hamil Muda Pada Perut Yang Sering Terjadi

Apa saja tanda-tanda hamil muda yang dengan mudah dapat Anda kenali?

Ciri Ciri Hamil Muda Pada Perut Yang Sering Terjadi

Kehamilan terjadi pada rahim yang terletak pada perut bagian bawah, maka tak heran jika banyak yang bertanya-tanya ‘apakah sakit perut bagian bawah adalah tanda hamil?‘ Memang benar, namun Anda juga perlu tahu tanda hamil muda lainnya pada perut.

Perut bagian bawah sakit memang menjadi salah satu tanda hamil, namun tanda ini tidak selalu muncul pada setiap ibu hamil. Beberapa tanda hamil muda pada perut yang lebih umum seperti rasa kram, nyeri ulu hati, kembung, dan mual akan dijelaskan lebih detail dibawah ini.

Anda juga dapat mengetahui positif tidaknya kehamilan dengan menggunakan tespek (testpack). Selain mudah digunakan, tespek juga muda dibeli dimana-mana.

Mengenal ciri ciri dan tanda hamil muda pada perut

1. Kram perut bagian bawah

Sakit yang berupa kram pada perut bagian bawah dapat terjadi akibat implantasi sel telur yang berhasil dibuahi ke dalam rahim. Hal ini terjadi sekitar 10-14 hari setelah ovulasi atau masa subur. Waktunya memang sebelum atau hampir berbarengan dengan jadwal menstruasi.

Sakit perut bagian bawah umumnya terjadi di bagian tengah dimana rahim berada, juga dapat disertai dengan keluarnya bercak darah. Flek tanda hamil ini biasanya berwarna agak pink atau bisa juga lebih gelap, jika dibanding darah haid yang rata-rata merah.

Jadi, apabila bunda mengalami kram di sekitar waktu menstruasi sedangkan darah haid tidak keluar, atau hanya keluar berupa bercak, maka bisa jadi itu merupakan tanda awal kehamilan.

2. Sakit perut bagian kanan atau kiri bawah

Sebenarnya keluhan yang satu ini tidak termasuk tanda awal kehamilan, namun akan dijelaskan disini karena banyak pertanyaan seperti ‘apakah sakit perut sebelah kanan bawah tanda hamil?’.

Sakit perut kanan bawah, kiri bawah atau keduanya memang menjadi bagian dari tanda kehamilan. Namun bukan tanda awal, karena muncul pada trimester kedua atau saat usia kehamilan menginjak 4 bulan.

Hal ini terjadi akibat peregangan pada ligamentum rotundum (round ligament) yang merupakan struktur penopang rahim di sini kanan dan kirinya. Saat rahim kian membesar akibat pertumbuhan rahim, ligament jadi mengencang dan terkadang sampai menimbulkan rasa sakit.

Anda tak perlu khawatir, karena hal ini merupakan proses normal. Umumnya nyeri berlangsung sebentar lalu menghilang, namun berpotensi muncul lagi. Beberapa gerakan tiba-tiba, seperti batuk, bersin, berdiri, dan sebagainya bisa memicu rasa sakit.

3. Perut kembung

Perut kembung dan sering bersendawa kerap mendera ibu-ibu hamil. Umumnya keluhan ini mulai muncul sekitar usia kehamilan 11 minggu dan berakhir ketika mendekati masa persalinan.

Perut kembung berarti banyaknya gas di dalam lambung dan usus. Hal ini disebabkan oleh hormon progesteronyang kadarnya tinggi selama hamil. Pasalnya hormon ini membuat otot-otot saluran cerna menjadi lebih rileks atau bekerja lambat. Akibatnya proses pencernaan melambat dan adanya gas menjadi lambat di buang.

4. Mual-mual

Tekait dengan ketidaknyamanan pada perut, mual juga menjadi tanda hamil muda yang seringkali muncul. Kemunculannya dapat dimulai antara 2-8 minggu setelah konsepsi (proses pembuahan) dan diperkirakan akan mereda antara 13 dan 14 minggu atau mungkin bertahan lebih lama.

Hal yang perlu bunda tahu, bahwa 70 persen ibu hamil mengalami mual, dan ini bukanlah tanda bahaya baik bagi ibu dan janin. Bahkan sering dianggap sebagai indikasi kehamilan yang sehat.

Apa yang harus dikhawatirkan terkait sakit perut saat hamil muda?

Ketika rasa sakit dan kram pada perut berlangsung ringan, hal tersebut masih normal dan tak perlu dikhawatirkan. Namun, jika kram pada perut berupa nyeri berat, persisten, atau disertai gejala lain, seperti mual berlebihan, muntah, perdarahan vagina, sakit kepala, atau demam dapat menandakan sesuatu yang kurang baik.

Andapun dianjurkan untuk segera memeriksakan ke dokter kandungan atau bidan terdekat. Nyeri dengan kram dan pendarahan vagina pada awal kehamilan bisa menjadi tanda kehamilan ektopik atau keguguran.

Juga tidak normal, jika mengalami sakit di perut bagian atas atau terasa nyeri saat ditekan ringan, terutama ketika tekanan dilepaskan. Jika demikian, infeksi perut yang serius (peritonitis) bisa menjadi penyebabnya.

Kesimpulannya, sakit perut berupa kram pada perut bagian bawah memang merupakan salah satu ciri-ciri yang menunjukkan tanda awal kehamilan (hamil muda). Untuk lebih memastikannya, lakukan pemeriksaan, misalnya dengan tespek (test pack) atau langsung memeriksakan diri ke dokter.

Apa yang harus dilakukan jika ada tanda-tanda hamil muda?

Jika Anda merasa mengalami tanda-tanda hamil, jangan panik! Ikuti langkah-langkah berikut untuk memastikan kesehatan ibu dan anak.

1. Segera mengunjungi dokter kandungan

Tanda-tanda hamil muda dapat menjadi patokan namun bukan hasil pasti bahwa Anda sedang hamil. Untuk memastikan apa benar Anda positif hamil dan berapa usia kandungan, Anda wajib mengunjungi dokter kandungan.

Pelajari ciri-cirinya, amati perubahan dari tubuh Anda dan tanda-tanda yang dapat Anda rasakan. Sesegera mungkin mendapatkan nasihat dokter Asetelah pembuahan untuk memberikan Anda dan bayi Anda peluang terbaik untuk kehamilan yang sehat dan positif.

2. Patuhi Pantangan Ibu Hamil

Beberapa hal sederhana, seperti hindari minuman berakohol, makanan mentah, rokok dan olahraga yang terlalu berat baiknya Anda patuhi. Jika Anda belum sempat mengunjungi dokter kandungan untuk memeriksakan kondisi kandungan Anda. Ada baiknya pantangan tersebut dihindari dahulu.

3. Beritahukan kepada orang terdekat

Saat hamil muda, seseorang akan mengalami perubahan hormon. Perubahan hormon ini dapat membuat ibu hamil menjadi mudah lelah, mudah tersinggung atau kurang konsentrasi. Orang terdekat Anda mungkin akan bingung atau khawatir dengan kondisi Anda, sehingga ada baiknya untuk Anda memberitahukan kondisi Anda.

Terkait: Tanda Tanda Awal Kehamilan

Pertanyaan umum perihal ciri-ciri hamil

Apakah tes kehamilan (testpack) ternilai akurat selama awal kehamilan?

Testpack kini yang Anda bisa dapatkan di apotek terkedat sudah cukup akurat untuk memberikan hasil tes pada hari pertama telat haid. Beberapa alat tes kehamilan terbaru juga sudah dapat digunakan sebelum Anda telat haid (sekitar 4-5 hari sebelum jadwal menstruasi)

Apakah perubahan mood merupakan hal normal selama trimester pertama kehamilan?

Dikarenakan oleh perubahan hormon pada wanita, perubahan mood (mood swing) dapat terjadi segera setelah pembuahan. Ini adalah gejala yang cukup normal pada masa awal-awal kehamilan.

Kapan wanita hamil bisa melakukan tes kehamilan di rumah?

Tes kehamilan bereaksi terhadap Hormon hCG yang mulai berproduksi saat embrio menempel pada dinding rahim. Tes kehamilan sudah dapat dilakukan dan bisa memberikan hasil positif bahkan pada hari pertama haid yang terlewat, namun untuk hasil yang lebih akurat, tes kehamilan sebaiknya dilakukan pada hari 5-10 dari masa telat haid.

Apakah perubahan pada payudara merupakan tanda-tanda kehamilan?

Berikut adalah ciri-ciri hamil yang dapat Anda rasakan berubah dari payudara Anda:

 

  • Payudara membesar
  • Terasa nyeri
  • Lebih sensitif
  • Terasa lebih berat
  • Puting bertambah besar & menonjol
  • Aerola mungkin berwarna lebih gelap

Apakah peningkatan suhu basal adalah tanda bahwa kehamilan terjadi?

Suhu tubuh basal dapat meningkat setelah ovulasi dan normalnya akan terus meningkat sampai periode menstruasi. Jika menstruasi belum terjadi dan STB belum menurun, ini menunjukkan kemungkinan kehamilan telah terjadi. Perhatikan STB dalam beberapa siklus saat istirahat di pagi hari untuk memastikannya.

Apakah flek yang tepat pada jadwal menstruasi adalah tanda tidak terjadinya kehamilan?

Jika Anda hamil, flek masih bisa terjadi sewaktu masa menstruasi atau bahkan sedikit lebih awal dari jadwal menstruasi. Terkadang ini menunjukkan pendarahan implantasi yang terjadi saat embrio ke dinding rahim.

Apa kaitannya kram perut dengan kehamilan?

Kram pada perut terasa mirip dengan sakit yang selama PMS dan pada awal-awal masa menstruasi. Rasa nyeri dapat terasa sewaktu masa ovulasi yang terkait dengan penempelan embrio ke dinding rahim.

Apakah kehamilan dapat menyebabkan wanita gampang sakit?

Sebelum implantasi terjadi, tubuh wanita menurunkan imunitasnya sehingga embrio dapat menetap di rahim. Kekebalan tubuh akan tetap rendah selama masa kehamilan dan dapat meningkatkan kemungkinan tertular berbagai penyakit, terutama pilek, dan rasa lemas pada umumnya.

Apakah berat badan ibu hamil menurunkan pada trimester pertama?

Perubahan berat badan dapat dilihat selama bulan-bulan pertama masa kehamilan dikarenakan oleh mual dan muntah di pagi hari (yang bisa menyebabkan berat badan menurun).

Peningkatan berat badan akan dimulai terlihat pada trimester kedua dan akan bergantung pada indeks massa tubuh (IMT) pra-kehamilan Anda, berapa banyak bayi yang Anda bawa, dll.

Apa saja tips mengatasi morning sickness?

Morning sickess dapat dibatasi dengan cara menyipakan camilan kecil di dekat tempat tidur. Ibu hamil juga disarankan untuk sering makan dalam porsi kecil, minum lebih banyak cairan, dan lebih banyak mengkonsumsi makanan cair seperti sup dan smoothie.

Batasi makanan yang pedas, beragam goreng-gorengan, dan makanan asap. Makanan yang hendak disantap juga sebaiknya ditunggu agar lebih sejuk/hangat sehingga baunya lebih netral.

Apakah lebih sering buang kecil merupakan tanda-tanda hamil?

Setelah pembuahan terjadi, aktivitas dalam rahim mulai meningkat dan secara aktif menekan kandung kemih. Dorongan tersebut dapat hilang untuk sementara waktu dan kemudian kembali dalam beberapa minggu terakhir masa kehamilan.

Apakah tubuh yang berkeringat merupakan salah satu ciri awal kehamilan?

Belum tentu. Berkeringat merupakan tanda perimenopause dan menopause yang cukup normal yang juga dapat dipengaruhi oleh usia dan pada tanda-tanda PMS yang disebabkan oleh fluktuasi kadar hormon seks wanita.

Makanan apa saja yang harus mulai dihindari pada masa kehamilan?

Sebaiknya Anda mulai menghindari makanan yang memiliki aroma kuat dan juga makanan yang pedas. Nafsu makan dan juga preferensi makanan dapat berubah-ubah selama masa kehamilan.

Apakah area puting susu yang menggelap merupakan tanda kehamilan?

Area di sekitar puting susu bisa menggelap pada trimester pertama atau kedua atau malah tidak menjadi gelap sama sekali.

Benjolan di areola, saluran kelenjar Montgomery, sering kali terlihat menjadi lebih menonjol dan mengeluarkan sekresi untuk melindungi puting dari kekeringan dan memiliki sifat bakterisida.

Apakah keputihan dengan warna seperti susu normal pada tahap awal kehamilan?

Keputihan seperti susu (leukorea) merupakan hal yang normal dan dapat berlanjut sepanjang masa kehamilan dan peningkatan jumlahnya dikaitkan dengan perubahan hormon wanita.

Proses ini dimulai segera setelah terjadinya pembuahan. Tanda-tanda seperti bau tidak sedap, terbakar, dan rasa gatal-gatal harus diperhatikan dengan baik karena gejala ini dapat bisa juga dikaitkan dengan infeksi jamur atau bakteri.

Apakah kembung (bloating) adalah tahap awal kehamilan?

Kehamilan ditandai dengan meningkatnya kadar hormon progesteron, yang dapat memengaruhi otot polos, termasuk yang ada di dalam saluran pencernaan. Hal inilah yang dapat memberikan gejala kembung, sembelit, dan diare.

Untuk meminimalkan efek tersebut, disarankan untuk sering makan dalam porsi kecil dan menghindari makanan yang digoreng dan manis, serta kol dan kacang-kacangan, karena mereka meningkatkan dari gejala kembung itu sendiri.