Demi Masa, Lagu Religi Satukan Para Musisi

Demi Masa, Lagu Religi Satukan Para Musisi


Dua label musik tanah air, Musica Studio, Trinity Optima Production, serta KFC dan Jagonya Music & Sport Indonesia (JMSI) merilis album religi Demi Masa pada Kamis (9/5/2019) di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Demi Masa sendiri merupakan album gabungan dari 10 single religi musisi tanah air dari dua label musik ternama di Indonesia. Di antaranya, Doa (D’Masiv), Vibrasi Dua Arah (Nidji), Surgamu, Hasbunallah (Ungu), Ampunmu (Jagat Semesta), Masih Ada Waktu (Ebiet G Ade), Bunga Di Malam Itu (Letto), Thalaal Badru (Chrisye), Ku Mohon (Afgan), dan Tak Ada Abadi (NOAH).

 

Produser Musica Studio, Indrawati Widjaja atau yang karib disapa Bu Acin, mengatakan bahwa kerjasama dengan label Musik Trinity memang sudah biasa dilakukan. Hanya bedanya ini menyangkut beberapa lagu religi saja.

“Sebenernya kita udah berapa kali kerja sama bareng Trinity. Hari ini pertama kali album religi. Karena sering kerjasama ok ok aja untuk pemilihan lagunya. Nggak ada masalah. Lancar aja kerjasama yang udah direncanakan,” tegas Bu Acin.

Sebelum ikut terlibat dalam album tersebut, vokalis D’Masiv, Rian mengaku sangat bahagia. Pasalnya dirinya juga sangat menyukai album fisik, sehingga saat ditawarkan untuk menyumbangkan lagu, dirinya pun sangat semangat membuatnya.

“Album kompilasi Demi Masa ini seru banget, karena nggak cuma digital aja tapi ada album fisiknya. Saya juga suka rilis fisik jadi item gitu ya dengan D’Masiv. Makanya pas bu Acin bilang suruh sumbang lagu, ya saya bilang siap aja dan langsung cari inspirasi buat bikin lagu,” tutur Rian D’Masiv.

Kolaborasi Anak dan Bapak


Dalam album ini, juga mempertemukan antara ayah dan anak, yaitu Enda dan putrinya, Zara Leola. Keduanya pun berkolaborasi membawakan lagu lama Ungu yang berjudul Surgamu.

“Alhamdulillah aku kali ini saya bersama Ungu dan Zara bsa berkolaborasi dengan membawakan single lama religi milik Ungu, Surgamu. Sempat mau buat lagu baru, tapi mikir lagi kenapa nggak recylr aja ya, karena sayang juga untuk dibuang,” jelas Endah ditempat yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *