Duduk Terlalu Lama Bikin Otot Jadi Bermasalah

Duduk Terlalu Lama Bikin Otot Jadi Bermasalah
Kebiasaan Duduk Terlalu Lama Ada Kaitannya Dengan Penyakit Kronis – Duduk dalam waktu lama akan mengurangi aktivitas saraf

Duduk dalam waktu lama bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Kebiasaan buruk ini bisa membuat otot-otot bokong berhenti bekerja secara efektif.

Belinda Norton, seorang pakar kesehatan, mengatakan bahwa kulit area bokong bakal mengendur akibat duduk sepanjang hari dan otot gluteal tidak aktif.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berdampak pada postur serta berat badan dan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Olahraga dan jalan kaki bahkan tidak cukup untuk mencegah efek merusak dari duduk terlalu lama.

” Otot gluteal (otot bokong) merupakan bagian paling penting dari semua otot rangka dalam tubuh,” ungkap Belinda.

Saat duduk dalam waktu yang lama, fleksor pinggul mengencang dan mencegah aktivasi otot gluteal. ” Panggul tidak bisa berputar ke depan, menyebabkan tekanan di punggung bagian bawah yang dapat menyebabkan rasa sakit,” jelasnya.

Dia menambahkan duduk akan mengurangi aktivitas saraf yang terlibat dalam merangsang dan mengontraksi otot-otot.

” Praktisi kesehatan menemukan korelasi yang nyata antara kurangnya kekuatan di area gluteal ini dan sakit kronis di punggung bagian bawah, pinggul, lutut atau pergelangan kaki,” tambah Belinda.

Apa Solusinya?

Bagi orang-orang pekerja kantoran, duduk menjadi aktivitas sepanjang hari yang tak dapat dihindari. Karena itu, jika pekerja kantoran pergi ke gym, Belinda menyarankan untuk fokus pada latihan bokong.

” Mungkin kamu bisa menggabungkan latihan kekuatan khusus lain dan menargetkan area gluteal. Ada banyak latihan sederhana yang mampu menguatkan otot gluteal tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di gym,” kata Belinda.

 Punggung

Latihan seperti clamshell, glutebridge, deadlift, deepsquat, lunges dan step-upakan membantu mengaktifkan area gluteal. Namun Belinda tetap menyarankan untuk berkonsultasi kepada para ahli agar mendapat penjelasan dan panduan yang tepat tentang latihan-latihannya.

Selama ini banyak yang tidak menyadari bahwa gluteal yang kuat merupakan bagian integral dari kekuatan dan kestabilan seluruh tubuh. Pasalnya, bokong yang kendur tidak bisa menstabilkan panggul dan membuat postur tubuh menjadi bungkuk.

Kenapa Berat Badan Tak Turun Padahal Rutin Olahraga?

Banyak orang ingin memiliki bentuk tubuh ideal dan berusaha menurunkan berat badan. Untuk mencapai hal tersebut, olahraga rutin dianggap jadi pilihan tepat.

Sayangnya bagi beberapa orang, olahraga tak lantas membuat berat badan turun.

Menurut peneliti obesitas Alexxai Kravitz, banyak orang yang belum memahami proses pembakaran kalori ekstra. Dia menyatakan bahwa tubuh mengeluarkan energi yang berasal dari pembakaran kalori dengan tiga cara berbeda.

 Kenapa Berat Badan Tak Turun Padahal Rutin Olahraga?

Pertama, tingkat di mana tubuh benar-benar membakar kalori untuk menghasilkan energi. Dua, energi yang digunakan untuk fungsi dasar tubuh. Dan ketiga, energi yang digunakan dalam aktivitas fisik.

Dari ketiga cara tersebut, energi paling banyak digunakan untuk fungsi dasar tubuh. Diikuti oleh aktivitas fisik seperti berolahraga. Dan paling sedikit digunakan untuk memecah makanan.

Selain itu menurut Kravitz, semua energi yang dibutuhkan tubuh berasal dari makanan yang dimakan. Namun, olahraga hanya menggunakan 10 hingga 30 persen dari keseluruhan energimu.

Jaga Pola Makan

Fokus Pada Menu MakananJelas bahwa untuk menurunkan berat badan seseorang perlu fokus tidak hanya pada seberapa banyak olahraga yang dilakukan, tetapi juga pada apa yang dimakan.

 Pola makan

Faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika ingin menurunkan berat badan adalah ketika kamu merasa sudah cukup membakar kalori dan ingin beristirahat. Saat kamu akan semakin mengurangi aktivitas fisik makan mengurangi konsumsi energi lebih banyak lagi.

Walaupun berolahraga mungkin bukan cara ampuh untuk menurunkan berat badan, olahraga memiliki manfaat lain untuk kesehatan. Menurut dokter obesitasYoni Freedhoff, berolahraga membantu mencegah kanker, meningkatkan tekanan darah , kolesterol dan gula, sehingga membuatmu lebih fokus, semangat dan bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *