Sampai Umur Berapa Bayi Diberi ASI?

Sebaiknya sampai umur berapa bayi di beri ASI ekslusif? 

ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan awal sejak bayi lahir. Mulai bayi lahir sampai umur satu tahun, sistem pencernaan bayi masih belum sempurna sehingga makanan terbaik untuk bayi adalah ASI  dari umur 0-6 bulan, lalu umur 7-9 bulan ditambah makanan pendamping yang lembut. Umur 9-12 Bulan bayi tetap diberi ASI dengan tambahan makanan pedamping yang agak kasar.

Setelah bayi berusia satu tahun bayi diberi makan makanan biasa yang tentunya bergizi tinggi. Bayi tetap diberi ASI sempurnanya sampai 2 tahun. Meskipun dari sisi manfaat ASI tidak ada batasan umur sampai kapan bayi boleh meminum ASI, namun kita perlu melihat dari aspek sosial dan psikologis. Umur 2 tahun adalah waktu yang ideal untuk menyapih bayi. Saat umur 2 tahun bayi sudah mulai lincah berjalan sehingga jika masih disusui akan merepotkan si Ibu. Dengan mulai menyapihnya maka bayi dilatih untuk lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada ibu. 

Aspek melatih kemandirian balita adalah hal yang penting, sehingga menyapih anak pada usia 2 tahun adalah tindakan ideal. 

Ayat Tentang Menyusui Bayi

Namun kalau kita mau berpedoman pada Al-Qur’an Alkarim, masa susuan paling sempurna adalah sampai 2 tahun penuh. Sebagamana Firman Allah SWT yang tercantum dalam Q.S Al-Baqarah ayat 233 yang artinya:
“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan “
Kemudian dalam Q.S. Luqman ayat 34, yang artinya:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”
Kemudian dalam Q.S. Al-Ahqaf ayat 15 yang artinya:
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. 
NB: kenapa 30 bulan waktu untuk mengandung dan menyusui? Asumsinya bayi paling muda dilahirkan adalah pada usia 6 bulan dalam kandungan. Jadi jika dijumlahkan 6 tambah 24 bulan sama dengan 30 bulan.

Bagaimana Cara Anda Menyapih Anak?

Bagaimana cara Anda (Ibu) menyapih bayi? Silakan berkomentar ya , para ibu yang telah sukses menyapih bayinya dengan cara yang efektif dan efisien.
Salah satu cara yang banyak dilakukan oleh ibu-ibu Jawa di pedesaan adalah memaksa si bayi untuk tidak menyukai lagi ASI dengan cara melumuri bagian puting susu Ibu dengan brotowali. Bahan ini rasanya sangat pahit sehingga memberi terapi kejut pada bayi. Namun bagi beberapa yang cerdas cara ini kurang efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *