Tips Aman Mudik Lebaran Bersama Lansia

Lebaran sebentar lagi, waktu untuk mudik lebaran menjadi sesuatu yang ditunggu bagi mereka yang merantau dan bekerja di perkotaan. Kembali ke kampung halaman dan bertemu keluarga besar menjadi sebuah rutinitas tahunan yang dirindukan menjelang idul fitri.

Mudik lebaran menjadi momen favorit meski butuh perjuangan yang menguras waktu, tenaga juga uang. Tetapi bertemu dengan keluarga dan sanak saudara menggantikan semua kelelahan dalam perjalanan sehingga banyak orang akan selalu berusaha untuk bisa mudik ketika menjelang lebaran.

TIdak sedikit yang harus mudik bersama keluarga dan membawa orang tua lanjut usia. Kondisi fisik orang tua tidak sebaik orang muda, mereka membutuhkan perhatian khusus selama dalam perjalanan.

Butuh persiapan yang baik untuk mudik bersama lansia, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk berencana mudik bersama lansia.

1. Pastikan Memilih Mode Transportasi yang Tepat
Transportasi yang digunakan untuk mudik bersama lansia harus dipikirkan untuk memilih yang tepat. Yang bisa berisiko rendah buat orang lanjut usia. Selain itu pertimbangkan jarak tempuh yang akan dilalui, akses untuk toilet selama dalam perjalanan karena lansia akan sering buang air kecil karena fungsi air kemihnya yang sudah menurun.

Biasanya lansia tidak bisa duduk berlama-lama karena bisa meningkatkan risiko deep vein thrombosis (DVT) terutama bagi lansia yang menderita penyakit diabetes, jantung dan stroke. DVT bisa terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah yang disebabkan kaki terlalu lama menekuk.

Jika dibiarkan kondisi ini bisa menghambat aliran darah dan berbahaya bagi kesehatan lansia, yang ditandai dengan kaki membengkak, nyeri saat berdiri atau berjalan, kaki terasa panas dan kemerahan.

Sebaiknya sebelum melakukan perjalanan panjang, konsultasikan kemungkinan ini pada dokter sehingga bisa diresepkan dan diberikan pengobatan untuk pencegahannya.

2. Pastikan untuk Periksa Terlebih Dahulu Kondisi Kesehatan Lansia
Untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa saja terjadi selama perjalanan mudik, lebih baik kondisi kesehatan lansia diperiksa oleh dokter sebelum mudik.

Konsultasikan juga rencana mudik ke dokter sehingga bisa diberikan tips dan trik yang perlu dilakukan untuk pencegahan serta cara mengatasi berbagai gangguan kesehatan yang muncul serta bagaimana menjaga lansia tetap dalam kondisi baik selama perjalanan mudik.
Jangan lupa menanyakan mengenai anjuran makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan pantangan apa yang sebaiknya dihindari selama perjalanan.

3. Pastikan untuk Membawa Semua Perlengkapan Obat
Pastikan untuk menyiapkan obat-obatan yang diperlukan selama dalam perjalanan untuk dikonsumsi termasuk insulin. Buat daftar obat dan dosis dan waktu minumnya serta jangan lupa memberikan obat tersebut tepat waktu.

Persiapkan semua obat-obatan lansia dalam wadah khusus dan jangan campurkan dengan obat lainnya, sehingga memudahkan mencarinya jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

4. Pastikan Menjaga Asupan Cairan
Orang lanjut usia perlu dijaga asupan cairan dalam tubuh karena mereka rentan mengalami dehidrasi.
Adapun kebutuhan cairan untuk lansia sesuai angka kecukupan gizi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, melansir dari hellosehat sebagai berikut :

  • Lansia Wanita
    Umur 60-64 tahun : 2,3 liter
    Umur 65-80 tahun : 1,6 liter
    Di atas 80 tahun : 1,5 liter
  • Lansia Pria
    Umur 60-64 tahun : 2,6 liter
    Umur 65-80 tahun : 1,9 liter
    Di atas 80 tahun : 1,6 liter

Pastikan selain tidak mengalami kekurangan cairan, juga jangan melebihi batas yang sudah ditetapkan supaya tidak terserang kondisi dimana kadar natrium dalam darah terlalu rendah atau disebut hiponatremia.

Perhatikan juga makanan yang dibawa apakah asupannya sesuai kebutuhan atau jika harus singgah makan di rumah makan atau resto, pastikan makanan yang dimakan sesuai untuk asupan kebutuhan lansia.

5. Pastikan Lansia Mendapat Waktu Istirahat yang Cukup
Melakukan perjalanan panjang, pastikan orang tua mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Jangan biarkan mereka tidak tidur dalam perjalanan. Jika diperlukan untuk menginap dalam perjalanan, berhenti dan cari penginapan yang baik untuk mereka tidur dengan nyaman sebelum kemudian melanjutkan perjalanan kembali.

Dalam perjalanan jangan biarkan mereka terus duduk. Beri waktu berapa jam perjalanan untuk mereka berdiri dari kursi dan berjalan untuk melancarkan sirkulasi darah.

6. Tetap Tenang Jika Terjadi Sesuatu
Dalam perjalanan mudik, tidak kita tahu apa yang bisa terjadi di dalam perjalanan. Jika karena masalah kesehatan lansia kemudian terjadi hal yang tidak sesuai ekspektasi, berlakulah tenang dan jangan panik cari pertolongan medis terdekat untuk penanganannya.

Tips di atas semoga bisa bermanfaat untuk persiapan mudik dengan lansia yang bisa diterapkan sehingga perjalanan bisa aman dan menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *